Tak seperti di keluarga ubuntu wvdial sudah tersedia secara default.
di VectorLinux wvdial belom tersedia, yang tersedia secara default adalah KPPP dialer.
masalahnya daku belom tahu cara konfigurasinya. kalo ada yang tahu please share dung .
Posted on December 30th, 2007 by panggiring
Filed under: Komputer & Linux | 3 Comments »
ini bukan tutorial, hanya sekedar sharing pengalaman aja.
jangan lupa sediakan kabel DKU-2 untuk menghubungkan PC ke HP.
setelah itu buka conlose dan ketik perintah
$tail -f /var/log/messages
tampilan di console-ku sbb:
Posted on December 30th, 2007 by panggiring
Filed under: Komputer & Linux | 10 Comments »
Minggu, 02-06-2002
Nyai Pruwita pun kemudian membimbing kedua anaknya itu tanpa menghiraukan orang lain. Baginya, ia adalah orang yang paling berhak atas kedua anak muda itu.
Posted on December 29th, 2007 by panggiring
Filed under: Tanah warisan | 2 Comments »
Minggu, 02-06-2002
Tidak saja anak-anak muda, tetapi hampir semua laki-laki telah menjadi siaga. Mereka meletakkan senjata-senjata mereka dekat dengan pembaringan. Setiap saat mereka akan dapat meraih dan segera mempergunakan senjata-senjata itu.
Posted on December 29th, 2007 by panggiring
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
Sabtu, 01-06-2002
Kini semua mata terpaku kepada Ki Demang. Dan Temunggul berkata, “Ialah yang pernah membujukku membunuh Bramanti. Untunglah bahwa otakku masih jernih. Ternyata bahwa Ki Demang menjadi salah seorang penunjuk jalan bagi Panembahan Sekar Jagat dan sudah barang tentu ia pun mendapat banyak daripadanya.”
Posted on December 29th, 2007 by panggiring
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
Jumat, 31-05-2002
Panggiring tidak sempat menarik pedangnya. Ketika Panembahan Sekar Jagat kemudian terhuyung-huyung surut, kemudian roboh ditanah. Panggiring melepaskan pedangnya, dan bahkan ia sendiri menjadi pening. Tetapi ketika terdengar desah nafas terakhir Panembahan Sekar Jagat, Panggiring masih tetap berdiri sambil merenggangkan kakinya ke arah kaki lawannya.
Posted on December 29th, 2007 by panggiring
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
Kamis, 30-05-2002
Perkelahian yang semakin sengit telah terjadi. Tetapi kali ini Panembahan Sekar Jagat tidak dapat berbangga karena ia berhasil melukai lawannya. Dalam beberapa saat ternyata bahwa ujung pedang pendek Panggiring telah berhasil menyentuhnya pula. Ketika Panembahan Sekar Jagat menusuk Panggiring dengan trisulanya, justru Panggiring berhasil menyusup maju dan dengan ujung goloknya ia mencoba menikam dada […]
Posted on December 29th, 2007 by panggiring
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
Rabu, 29-05-2002
Perkelahian yang terjadi di halaman Kademangan Candisari memang hampir tidak masuk akal mereka yang menyaksikannya. Keduanya seolah-olah sudah bukan manusia wajar lagi. Benturan kekuatan mereka yang terjadi pada ujung-ujung senjata, seakan-akan merupakan benturan lidah api yang meledak di langit musim kesanga. Kemudian disusul dengan suara gemuruhnya guntur dan meloncatnya api membakar udara yang menjadi […]
Posted on December 29th, 2007 by panggiring
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
Selasa, 28-05-2002
Sesaat kemudian ujung trisula Panem- bahan Sekar Jagat bergetar. Panggiring yang telah bersiap sepenuhnya segera menyadari keadaan, karena itu, maka ketika ujung trisula itu tiba-tiba saja mematuknya, ia telah siap untuk menghindarinya.
Posted on December 29th, 2007 by panggiring
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
Senin, 27-05-2002
Kemudian ia menjawab, “Baiklah Panembahan. Kalau kau memang merasa cukup mampu untuk bertempur sekarang, marilah. Bagiku lebih cepat memang lebih baik. Aku harus segera meninggalkan Kademangan ini. Tetapi tentu tidak mungkin selagi aku belum memenuhi tantanganmu, supaya tidak menjadi duri dalam hidupku selanjutnya.”
Posted on December 29th, 2007 by panggiring
Filed under: Tanah warisan | No Comments »