Tanah Warisan 118
04 Desember 2001, “Aku akan berusaha mencegahnya,” Ki Tambi pun kemudian meloncat ke punggung kuda.
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
04 Desember 2001, “Aku akan berusaha mencegahnya,” Ki Tambi pun kemudian meloncat ke punggung kuda.
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
03 Desember 2001, “Ya, sendiri. Sebenarnya aku akan pergi bersama Panjang,
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
02 Desember 2001, Tiba-tiba Ki Tambi teringat kepada orang yang menyingkir pada saat ia datang ke tempat orang-orang Sekar Jagat itu terbaring.
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
01 Desember 2001, “He,” Ki Tambi pun terkejut. “Kau sudah mengetahui arti lencana
semacam ini? “Aku pernah melihatnya.
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
30 Nopember 2001, “Sekarang kau berkata begitu, tetapi lain kali kau akan berkata lain
pula apabila kau sudah sehat dan berkesempatan untuk kembali ke indukmu.”
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
29 Nopember 2001, “Ya, ya. Aku ikut serta bersama mereka. Kawanku yang terbunuh itu pun ikut pula. Sedang kawanku yang lain, yang terluka, tetapi masih sempat melarikan dirinya adalah salah seorang dari kami yang terluka pada waktu itu.”
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
28 Nopember 2001, Sejenak orang yang menyebut dirinya Putut Sabuk Tampar itu termenung. Ia memang tidak ingin mengejar Wanda Geni dan kawannya.
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
27 Nopember 2001, Tetapi ternyata Putut itu benar-benar lincah.
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
26 Nopember 2001, Orang yang mendengar pengakuan Wanda Geni itu mengerutkan keningnya.
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »
25 Nopember 2001, “Orang itu agaknya sedang menunggu air yang mengaliri sawah disebelah pategalan itu.
Posted on December 1st, 2007 by bajingloncat
Filed under: Tanah warisan | No Comments »