Malam pertamaku dengan CL
Salah satu malam yang paling bersejarah dalam hidupku adalah malam pertamaku dengan CL. Malam itulah yang merubah arah hidupku. Pada malam itu pula jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya. Ketika untuk pertama kalinya ku lihat cd-nya CL. Jantungku tiba-tiba berdetak tidak normal. Tapi keinginanku untuk melihat isi cd itu sudah tak terbendung lagi. Keinginanku untuk mencoba isi cd itu juga udah tak terbendung lagi. Karena memang seumur hidupku belom pernah melihat & menyentuhnya, apalagi mencobanya. Keringat dingin mulai bercucuran karena nervous, Sebenarnya ini ku rahasiakan sejak 3 tahunan lebih. Tapi baiklah akhirnya ku share aja.
Terinspirasi oleh petanyaan Hery. Teman seperguruan waktu sama-sama berguru di padepokan Pandanaran II -kampungnya Mahesa Jenar
Maka ku coba untuk memulai menceritakan pengalamaan ini.
Pada Tahun 2001 Big Dedy - sebagai SUHU, mang Iyus Kang Dadan dan temen-temen yang laen udah mulai sibuk dengan pergerakan ngoprek linux. Bahkan mereka waktu itu undah mulai mendirikan KPLI Batam. Dan aku?
bersama temen-temen milis SC menikati NSSI. Menikati drama percintaan Mahesa Jenar dengan Rara Willis, Arya Salaka dengan Endang Widuri. Perebutan wilayah teritorial tanah pardikan Banyubiru di dekat Rawa Pening sana.Perburuan keris Naga Sasra Sabuk Inten.
Kembali ke laptop -malam pertama dengan CL ![]()
Terbiasa bermain command line dos setiap hari. Menggunakan perintah copy, xcopy, subst, net, diskopy, diskcomp, ren, rename, map root -ini perintah novell-, choice, type, find, findstr.dll masih banyak lagi. Jadi teringat Big Dedy & men-temen yang beberapa tahun sebelomnya yang mainan Linux. Kenapa nggak sekalian ngoprek linux? yang konon kabarnya terkenal dengan kesaktian CLI-nya.
Ngobrol dengan seorang temen murid dari perguruan pens ITS, jurusan TI dan ku di pinjemi CL2.3 - sipakah CL? College Linux 2.3
tapi sekarang nggak di kembangkan lagi kayaknya. Malemnya dengan bantuan Partition magic 7, Ku siapkan partisi untuk CL, 5GB untuk system -di format ext3 & 512 Mb sebagai swap. Selesai menyiapken partisi, ku masukan cd CL ke cdrom dan booting PC.
Ada pertanyaan press any key to boot from cd-rom, ku enter aja. kemudian ada gambar penguin dan di bawah-nya ada statemen f1 untuk halp, enter to continue, ku enter aja. Kemudian di deteksi partisi linux yang sudah ku siapkan, di deteksi juga partisi swap-nya. Ada pertanyaan mau di install di mana root, home, usr, etc. Ku pilih aja dalam satu partisi yang udah ku siapkan. Installasi berjalan cepat sekitar 30 menit, Dengan di akhiri pengisian password untuk root, membuat satu user dan seting lilo. Tapi ini betul-betul membuat keringatan
karena nervous. Kemudian untuk sementara ku tinggal istirahat sebentar, nyeruput kopi susu & milor
Setelah agak seger, keringat dingin udah mulai mengering, pikiran juga udah mulai cool
kembali lagi ke PC. waktu itu sekitar jam 3 dini hari. Ku restart PC kemudian di lilo ku pilih linux. beberapa saat Kemudian ada perintah suruh ngisi user & password. Ku isikan root & password-nya. Proses login berjalan cepat, ada petunjuk kalo mau tampulan guikita di suruh menjalanken xsetup. Ku ikuti aja. Kemudian ada petunjuk lagi kalo mau masuk ke tampilan GUI panggil perintah startx. Ku ikuti aja dan hasilanya betul-betul ciamik. Selanjutnya ngetest xmms, dan maen game karena masih belom tahu mau ngapain
Malam itu adalah yang paling bersejarah, besoknya sambil main game sedikit-sedikit mulai mengexplore file systemnya, mbaca-mbaca mini how to, RTF***M. dan mencoba perintah-perintah shell. Kemudian ku tanya ke men-temen termasuk Big Dedy ternyata mereka gak ada yang pake CL, sebagian besar pake RH. yo wis ku cari cd RH dan ku install, nemu Debian Woody ku install, nemu DSL, Slackillbill, Mandrake10.2, VectorLinux, Ubuntu 5.04, Slackware10.2, Kubuntu, Edubuntu, Suse 9. Seorang temen dari India ngasih solaris 10 ku coba juga tapi bingung
dan h/w banyak yang gak di support. akhirnya kembali ke Vectorlinux. Sampe sekarang.
Udah ah buruan sana install linux!!!
mudah, ringan, dan mengajari kita
Di tulis pake Mousepad, di atas VLstd5.9gold yang ringan dan wuzzz karena menggunakan xfce. Dan di posting menggunakan SeaMonkey.
Posted on February 15th, 2008 by panggiring
Filed under: Komputer & Linux 2,012 Views





on February 15th, 2008 at 9:26 pm Said:
oalaaaah college linux… ternyata… pengalaman pertama dengan linux…
on February 15th, 2008 at 9:40 pm Said:
selamat komentator pertama mendapat rinso 1 kg
btw,
yang murtad dari bidang IT
pindah ke process engineering manufacturing 
CL itu turunan Slackware,
makanya pindahnya ke VL yang turunan Slackware juga. Dulu CD-nya di kasih Doni
on February 15th, 2008 at 10:09 pm Said:
xixixi ada pertamax juga mas, weh dapet hadiah pulak
okeh ikutan saya biar dpt hadiah, pertama pertama tendang si dewapur lalau injek2 si empunya panggiring, hemm akirnya pertamax
:)
on February 15th, 2008 at 10:40 pm Said:
ah jadi inget masa lalu, setiap minggu pagi mereka kumpul2 di my home base p31, sarang penyamun itu, pertama dicekokin redhat 6.2 [klo gak salah] terus mandriva lupa versinya, terakir sampai cara buat mail server oleh mang dadan, wiks dapet sertifikat juga loh a/n kpli batam pulak.
tapi sayang seiring waktu,yah mungkin gara2 alasan dapur gak ada lagi pujangga2 spt dulu, lebih milih part time sepertinya, ketimbang ngurusi cecunguk komunitas yg gak jelas,
sayang KPLI batam yg di pegang poltek skg jg gak ada suwaranya, mungkin hanya sputaran kampus kali.
on February 16th, 2008 at 10:23 am Said:
ada ide untuk ngidupin lagi? posting ini di edit sambil ngobrol sama mas Eko & Big Dedy via Kopete
on February 16th, 2008 at 5:02 pm Said:
tapi om jangan lupa linux itu bikin kita kecanduan
tapi apapun juga memang Linux bagus untuk networking
on February 16th, 2008 at 10:31 pm Said:
lha kok gravatar tidak tampak?? ada yg salah ya?
on February 16th, 2008 at 11:12 pm Said:
coba check lagi lebih teliti
atau mungkin Alasroban cukup lambat updatenya 
on February 17th, 2008 at 12:04 am Said:
slackware… ah that old good days with that stuff
salah satu distro yang sangat membantu belajar ngoprek
saya make sejak jaman slackware 7
karena user gak di manja dengan terlalu banyak otomatisasi, jadi ‘terpaksa’ belajar banyak
gimana performa nya ?
on February 17th, 2008 at 10:06 am Said:
:mas doelJoni
bedanya Slackware masih “the Pure” sementara Vector menambahkan beberapa automation script & theme aja, juga melepas semua aplikasi yang tidak di perlukan untuk level desktop.
Vector itu ya Slackware
Kalo Slackware kan applikasinya komplite, Desktop managernya juga komplete tergantung kita mau pake apa, KDE, GDM, XFCE, IceWM. Fluxbox.dll performa sama aja kayaknya
tapi bagi pemula seperti saya jadi nyaman pake Vector
tapi kalo udah pake vector ngoprek slackware jadi agak males
copy aja xorg.conf dari Vector/hda1. Dan hasilnya Si Slackware bisa masuk ke GUI 
contoh kasus:
hda1 ku isi Vector
hda2 ku isi Slackware
hda3 Kubuntu
hda4 ubuntu
nah pas nginstall slackware mentok di Xorg.conf-nya jadi gak sukses masuk ke GUI. akhirnya pake jurus taichi bin males
kira-kira persamaanya sbb:
VL5.1=Slackware10.2
VL5.8=Slackware11
VL5.9=Slackware12
on February 17th, 2008 at 4:05 pm Said:
* Kang Geblek dicokot, diambil lagi hadiahnya
* Om Jaz, yang live CD Kill Bill itu slackware versi berapa? cukup membantu untuk countermeasure waktu file-server yang bernyawa centos hd system-nya rusak. cukup user friendly, karena semua konfigurasi disimpan dalam satu file slax.conf yang bisa dipindah filenya ke PC lain dan voila… dapat satu desktop yang settingan sama dan tentunya CD juga ikut dipasang.
on February 18th, 2008 at 2:37 pm Said:
Judulnya sangat menjual. Sampeyan pantes kalau jadi orang marketing mas!
on February 18th, 2008 at 3:07 pm Said:
on February 19th, 2008 at 8:24 am Said:
senengnya ndenger cerita-cerita tentang linux, jadi nostalgia banget deh, soalnya ampir tiap hari mesti pakai windows (muahal lagi!:-)
on February 19th, 2008 at 8:26 am Said:
apalagi kompie di rumah rusak, wah padahal mau dipake install linux je…
nyari teknisi komputer yang mau dateng ke rumah di daerah cikarang ada yang tahu enggak ya (yang ahli hardware bukan software)
salam
on February 19th, 2008 at 10:05 am Said:
Kalo saya yang dateng ke rumah sampeyan maka ongkos perjalananya cukup untuk beli CPU P3 dan ini cukup untuk menjalanken VectorLinux std 5.9 gold yang ciamik itu
Bisa di jelasken gejala rusaknya kenapa? siapa tahu bisa mbantu
langkah pertama mungkin dengan mencopot dan memasang lagi ram, hdd, dan memastiken proc terpasang dengan baik dan benar.
juga di pastiken Power supply nya masih hidup. lihat aja kipasnya masih muter apa tidak
mudah-mudahan rusaknya tidak serius, sehingga bisa segera mencicipi VL,..
happy victoring
on February 20th, 2008 at 11:33 am Said:
Apanya ya yg ditambahi? List distro linux yg pernah dipake ya? Ga nemu perubahan yg lain.
on February 23rd, 2008 at 4:44 pm Said:
mas, kapan-kapan hajari saya, biar juga merasakan malam pertama
on February 23rd, 2008 at 6:23 pm Said:
:regsa
tertipu karo headline to

halah tutoriale bertebaran di internet. Bukanya sampeyan kemaren baru mendapat jodoh yang baru sehingga bisa OL lagi
on May 2nd, 2008 at 10:39 am Said:
Wah berarti duluan saya dong. Saya mulai oprex2 tahun 2000 tanpa ditemanin oleh siapapun kecuali sebuah majalah yang baru pertama terbit tahun itu yaitu Infolinux.
Dan kebetulan tahun itu juga saya baru merakit PC AMD K6-2, so langsung aja install Mandrake 7.2 dari CD majalah tsb. rasanya Mandrake 7.2 lebih canggih dari Win 98 SE.
dari tahun 2000 - 2008, tak terasa 8 tahun sudah. kawin cerai dengan berbagai distro linux sudah sering banget. sampai akhirnya pilihan terakhir dan sudah merasa cocok dengan Ubuntu.
So sekarang pake Ubuntu dan akan tetap pake Ubuntu. kecuali ada distro yang lebih cangging, nyaman dari Ubuntu baru pindah lagi.
on September 19th, 2008 at 2:25 pm Said:
Alhamdulillah Oom Jaz sudah Insyaf kembali kejalan yg Lurus hehhe .. baru mbaca nih tulisan