About
Pada tahun 98 para mahasiswa mulai demo lagi seperti tahun 66, orang jakarta melakukan demo dengan turun ke jalan, maka orang pinggir alas demo dengan menebang pohon sembarangan, sungguh ini adalah demo yang tak tau malu, karena akibatnya nanti ke masyarakat juga.
Apa boleh buat namanya juga orang pinggir alas, maka wajar kalo tidak ada satupun yang intelek, apapun diskusinya maka pacul & kampak kadang ikut bicara
pada tahun 80-an ke belakang para bandit di alas roban panen, karena setiap mobil yang melewati “Poncowati” tak ada yang bisa ngebut, akhirnya bajing loncat ikut memanen kesempatan ini.
Pada tahun 90-an pemerintah membuat jalan tembus di sebelah utara lintasan “Poncowati”. tapi rupanya arsiteknya tidak menguasai fisika, -mungkin karena KKN maka arsitek ini menang tender
. Jalan di buat terlalu curam, akhirnya ketika sudah jadi, banyak mobil yang rem-nya blong dan masuk ke rumah penduduk di deket pasar Plelen.
Menurutku proyek ini mubadir, kemudian untuk mengurangi angka kecelakaan, maka di putuskan yang boleh lewat jalan tembus hanya mobil pribadi saja. peraturan ini secara tidak sadar berpihak pada orang miskin. orang kaya yang punya mobil silahkan lewat jalan tembus dengan kemungkinan rem blong, sementara orang miskin yang biasanya naik angkutan massal di larang melewati jalan tembus tsb.
Entah kenapa mungkin lama-lama orang kayanya sadar, akhirnya menjelang tahun 2000-an di buat lagi jalan tembus di sebelah selatan tanjakan “Poncowati”. Nah jalan tembus kali ini lebih manusiawi. Dan kelihatan arsiteknya cukup menguasai fisika ![]()
akhirnya jalan-tembus yang baru ini beroperasi dengan baik dan benar, maka pendapatan bandit & bajing loncat jadi turun drastis & di tambah lagi krisis moneterpada tahun 98 akibat Soeharto tak mampu lagi mengendalikan rakjat Indonesia.
kemudian “alasroban go to information age”
terus kalian kira saya bandit apa ?
:):)
lewat “Poncowati” aja saya takut boro-boro berakting sebagai bandit or bajing loncat. cerita di atas jelas tidak ada hubunganya sama sekali dengan web-blog ini. Hanya sekedar ngisi about-nya saja
Selamat membaca & berkomentar yang sopan & mengandung solusi:)
if you are not a part of solution, you are a part of problem -Abunaila@Isnet 98-